Selasa, 29 April 2014

MENULIS PESAN SINGKAT ATAU MEMO

Diposting oleh Unknown di 00.41 0 komentar
Pesan singkat dalam tulisan ini maksudnya bukan SMS, melainkan memo. Memo merupakan komunikasi tertulis berupa pesan singkat yang ditulis pada kertas.
Contoh memo (pesan singkat) dan bagian-bagiannya
contoh memo dan bagian-bagiannya
Berdasarkan contoh tersebut, berikut ini adalah cara membuat memo.
1. Menulis pokok-pokok pesan
Memo adalah bentuk komunikasi tertulis yang berisi pesan singkat. Memo adalah kependekan dari memorandum. Memo dapat dikategorikan sebagai surat dinas yang digunakan seacara intern oleh lembaga atau instansi dan sifatnya informal. Isi memo berupa informasi, perintah, pertanyaan, harapan, permintaan, atau peringatan. Pesan yang diampaikan dalam memo merupakan pesan yang cukup singkat dan tidak perlu diawali dengan pembuka atau diakhiri dengan kalimat penutup. Jadi, langsung pada inti pesan yang akan disampaikan.
Berdasarkan sistematika tersebut, pokok-pokok pesan perlu dituliskan. Pokok-pokok pesan yang perlu ditulis yaitu pihak yang hendak dituju, isi pesan, dan tanggal pembuatan memo. Unsur-unsur yang berhubungan dengan pribadi pembuat memo, seperti nama penulis, jabatan, atau tanda tangan tak perlu disebutkan.
2. Menulis pesan singkat sesuai konteks
Langkah selanjutnya, berupa pengembangan pokok-pokok pesan yang telah ditulis menjadi memo yang sesuai dengan sistematika dan konteks peristiwa.
Berikut ini contoh konteks peristiwa
Langkah selanjutnya, pokok-pokok pesan tersebut bisa dikembangkan menjadi sebuah memo seperti berikut ini.
Selain untuk kepentingan dinas, memo juga bisa digunakan untuk kepentingan pribadi. Misal, untuk menyampaikan pesan kepada keluarga, saudara, atau teman. Hal yang diingat yaitu memo hanya digunakan untuk keperluan yang sangat mendesak. Misal, ada informasi penting yang perlu diketahui dengan segera oleh pihak yang hendak dituju, namun pihak yang bersangkutan tidak berada di tempat. Jadi, apabila bisa brtemu langsung dengan orang yang dimaksud, tidak diperlukan memo.

MEMBACA INTENSIF BUKU BIOGRAFI

Diposting oleh Unknown di 00.33 0 komentar
Tokoh merupakan seseorang yang terkemuka dan disegani oleh orang yang mengidolakannya. Seorang tokoh dapat berasal dari berbagai macam profesi, misalnya tokoh pemerintahan, tokoh kebudayaan, tokoh politik, tokoh keartisan, dan tokoh keagamaan. Kamu dapat mengetahui dan mengenal lebih dekat tokoh tersebut melalui sebuah buku biografi tokoh.
Biografi adalah karangan sejarah hidup seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain. Apabila biografi itu ditulis oleh tokoh tersebut disebut dengan autobiografi. Membaca biografi dapat memberikan manfaat, mulai dari mengetahui hal yang menarik dan mengesankan dari perjalanan hidup tokoh, hingga pembelajaran dari pengalaman hidup sang tokoh.
Teknik Membaca Intensif
Dalam membaca biografi seseorang, diperlukan teknik membaca secara intensif. Membaca intensif merupakan kegiatan membaca yang dilakukan secara saksama, teliti, dan mendalam tentang segala sesuatu yang tertulis pada teks dengan tujuan untuk memahami isi bacaan secara utuh. Teknik membaca intensif untuk membaca buku biografi, diperlukan untuk menemukan hal-hal yang baik dan yang tidak baik dari seorang tokoh. Hal-hal baik dari tokoh tersebut dapat dicontoh dan diteladani sebagai sumber motivasi diri untuk berbuat yang lebih baik. Hal yang tidak baik menjadi pelajaran untuk tidak dilakukan oleh pembaca biografi tersebut.
Pada saat membaca buku biografi seorang tokoh, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
a. Judul biografi.
b. Hal menarik dan mengesankan dari perjalanan hidup tokoh.
c. Hal yang mengagumkan dan mengharukan dari kehidupan tokoh.
d. Hal yang dapat dicontoh dari tokoh untuk kehidupan sendiri.


BERTELEPON

Diposting oleh Unknown di 00.28 0 komentar
Telepon berarti pesawat dengan listrik dan kawat untuk bercakap-cakap antara dua orang yang berjauhan tempatnya atau percakapan yang disampaikan melalui pesawat. Telepon merupakan alat komunikasi yang cukup efektif dalam menghubungi seseorang untuk memperoleh atau mengabarkan berita. Pada umumnya, telepon digunakan agar mempermudah hubungan atau komunikasi, walaupun tempatnya berjauhan.
Bertelepon berarti kamu berhapan dengan orang lain walaupun tidak secara langsung bertatap muka. Untuk menghemat biaya bertelepon, kamu harus mengunakan kalimat efektif dan harus menghargai lawan bicara dengan cara menjaga sopan santun. Meskipun dalam bertelepon tidak saling bertatap muka, bahasa yang santun wajib digunakan. Kalimat efektif adalah kalimat yang singkat dan jelas. Singkat artinya menggunakan kosakata secara hemat. Sedangkan jelas artinya tidak menimbulkan penafsiran ganda.
Berikut ini tata cara bertelepon yang baik.
1.      Ucapakan salam pembuka.
2.      Sebutkan nama dan tujuan kita menelepon.
3.      Lakukan dengan kata-kata hemat tapi jelas  dan mudah dipahami.
4.      Gunakan bahasa yang santun.
5.      Akhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih dan salam.
Contoh :
Guru    : “Hallo, selamat pagi !”
Siswa   : “Selamat pagi, dapatkah saya berbicara dengan Pak Surya ?”
Guru    : “Iya, saya sendiri. Siapa ini ? Ada keperluan apa ?”
Siswa   : “Saya Willy anak kelas 7A, Pak. Karena ayah dan ibu sayasakit, saya ijin tidak masuk    sekolah.”
Guru    : “Oh, begitu. Baiklah, semoga orang tuamu cepat sembuh.”
Siswa   : “Terima kasih Pak. Selamat pagi.”
Guru    : “Selamat Pagi.”

Kamis, 24 April 2014

IMAN KEPADA MALAIKAT

Diposting oleh Unknown di 20.13 0 komentar
Iman kepada Malaikat merupakan rukun iman yang kedua, sehingga pembahasan dalam bab ini merupakan kelanjutan dari rukun iman kepada Allah sebagai rukun iman yang pertama. Iman kepada Malaikat itu sendiri mengandung makna bahwa kita harus percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Malaikat diciptakan dari cahaya (nur) yang diberi tugas oleh Allah dan melaksanakan tugas-tugas tersebut sebagaimana perintah-Nya. Indikator dari orang beriman adalah memiliki keyakinan yang kuat dalam hatinya bahwa di alam semesta ini terdapat Malaikat dan keyakinan tersebut diucapkan melalui lisannya. Wujud kongkrit dari iman tersebut adalah dibuktikan seorang muslim dalam perbuatan sehari-harinya.
Sebagai orang yang beriman kepada Allah, tentu akan beriman pula kepada para Malaikat. Hal ini merupakan konsekuensi logis karena Malaikat merupakan salah satu ciptaan-Nya yang harus diyakini eksistensinya dalam alam semesta ini. 
Malaikat adalah ciptaan Allah yang berasal dari cahaya (nur) dan senantiasa mengabdi kepada Allah serta tidak pernah berbuat maksiat kepada-Nya. Malaikat ini merupakan makhluk Allah yang selalu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepada mereka dengan penuh ketaatan, bahkan malaikat juga bersujud kepada manusia, berbeda dengan iblis yang menentang perintah bersujud kepada manusia tersebut. Hal ini disebabkan karena iblis diciptakan Allah dari api (naar).
2. NAMA DAN TAUGAS MALAIKAT
Malaikat merupakan ciptaan Allah yang berwujud sebagai makhluk halus dan ghaib, sehingga Malaikat bersifat abstrak dan immaterial. Jumlah malaikat tidak terbatas, tetapi yang wajib diimani berjumlah 10, yaitu :
No
Nama Malaikat
Tugas
1
Jibril
Menyampaikan wahyu
2
Mikail
Membagi rejeki
3
Izrail
Pencabut nyawa
4
Israfil
Peniup sangkakala
5
Raqib
Pencatat amal baik
6
Atid
Pencatat amal jelek
7
Munkar
Penanya orang mati
8
Nakir
Penanya orang mati
9
Malik
Penjaga neraka
10
Ridwan
Penjaga surga

     3.    KEDUDUKAN MANUSIA DAN MALAIKAT
Antara manusia dengan malaikat terdapat hubungan yang sangat erat. Kedua ciptaan Allah tersebut telah diciptakan Allah sejak dahulu kala. Di samping itu, antara manusia dengan malaikat terdapat persamaan dan perbedaan. Di antara persamaan dari kedua makhluk tersebut adalah :
a.    Sama-sama makhluk Allah
b.    Sama-sama berkewajiban menyembah kepada Allah
c.    Sama-sama memiliki akal
Sedangkan perbedaan antara manusia dengan malaikat adalah:
No
Manusia
Malaikat
1
Diciptakan dari tanah
Diciptakan dari cahaya
2
Berjenis kelamin
Tidak berjenis kelamin
3
Memiliki nafsu
Tidak memiliki nafsu
4
Bisa dilihat (makhluq kasar)
Tidak bisa dilihat (makhluq halus)
5
Akalnya bersifat dinamis
Akalnya bersifat statis
6
Tidak terjaga dari dosa
Terjaga dari dosa

   4.  HIKMAH IMAN KEPADA MALAIKAT
Kewajiban beriman kepada Malaikat ini memiliki beberapa hikmah yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Di antara hikmahi tersebut adalah :
a.    Meningkatkan keimanan manusia kepada Allah, mengingat Malaikat merupakan salah satu ciptaan-Nya
b.    Membentuk jiwa seorang muslim yang benar-benar bertakwa kepada Allah, karena iman kepada Allah dan iman kepada Malaikat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan
c.    Mendorong manusia untuk senantiasa bertindak hati-hati, karena dia menyadari bahwa setiap perbuatannya selalu diawasi oleh para Malaikat
d.    Mendorong manusia untuk selalu meningkatkan amal baik, karena manusia menyadari bahwa sekecil apapun tindakan baiknya akan dicatat oleh Malaikat
e.    Menghindarkan diri manusia dari perbuatan tercela yang akan menurunkan martabat dan derajat dari manusia itu sendiri

     5.  TANDA-TANDA PERILAKU BERIMAN KEPADA MALAIKAT

Sebagai muslim yang memiliki iman kepada Malaikat, seseorang akan menunjukkan beberapa perilaku yang mengindikasikan dari rasa keimanannya itu sendiri. Di antara tanda-tanda perilaku dari orang yang beriman kepada Malaikat antara lain :
a.    Bertindak hati-hati dalam berperilaku keseharian
b.    Memiliki kepedulian social dalam hidup dengan masyarakat sekitar
c.    Perilaku yang ditampilkan mampu menjadi suri tauladan bagi lingkungannya
d.    Selalu berusaha untuk memperbaiki diri sendiri dari waktu ke waktu
e.    Berpikiran positif terhadap berbagai kejadian yang terjadi sekitarnya
Sifat-Sifat Dasar Malaikat Allah SWT :
      1. Pasti selalu patuh pada segala perintah Allah dan selalu tidak melaksanakan apa yang dilarang Allah SWT.
2. Tidak sombong, tidak memiliki nafsu dan selalu bertasbih.
3. Dapat berubah wujud dan menjelma menjadi yang dia kehendaki.
4. Memohon ampunan bagi orang-orang yang beriman.
5. Ikut bahagia ketika seseorang mendapatkan Lailatul Qadar.

D. Iman Kepada Malaikat Allah

Iman kepada Malaikat adalah yakin dan membenarkan bahwa Malaikat itu ada, diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya / nur.
Fungsi iman kepada Malaikat Allah :
1. Selalu melakukan perbuatan baik dan merasa najis serta anti melakukan perbuatan buruk karena dirinya selalu diawasi oleh malaikat.
2. Berupaya masuk ke dalam surga yang dijaga oleh malaikat Ridwan dengan bertakwa dan beriman kepada Allah SWT serta berlomba-lomba mendapatkan Lailatul Qodar.
3. Meningkatkan keikhlasan, keimanan dan kedisiplinan kita untuk mengikuti / meniru sifat dan perbuatan malaikat.
4. Selalu berfikir dan berhati-hati dalam melaksanakan setiap perbuatan karena tiap perbuatan baik yang baik maupun yang buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

E. Perbedaan Malaikat dengan Jin, Setan / Syetan dan Iblis

     Malaikat terbuat dari cahaya atau nur sedangkan jin berasal dari api atau nar. Malaikat selalu tunduk dan taat kepada Allah sedangkan jin ada yang muslim dan ada yang kafir. Yang kafir adalah syetan dan iblis yang akan terus menggona manusia hingga hari kiamat agar bisa menemani mereka di neraka.
       Malaikat tidak memiliki hawa nafsu sebagaimana yang dipunyai jin. Jin yang jahat akan selalu senantiasa menentang dan menjalankan apa yang dilarang oleh Tuhan Allah SWT. Malaikat adalah makhluk yang baik dan tidak akan mencelakakan manusia selama berbuat kebajikan, sedangkan syetan dan iblik akan selalu mencelakakan manusia hingga hari akhir.

KALIMAT LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG

Diposting oleh Unknown di 20.05 0 komentar
A.   Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang langsung menirukan ujaran orang. Kalimat langsung di awali dan di akhiri oleh tanda petik dua (“). Bagian akhir dari kalimat langsung ada yang berupa tanda tanya (?), tanda titik (.), dan tanda seru (!). Permulaan ujaran dalam kalimat langsung ditulis dengan huruf kapital (besar).
Perhatikan cara penulisan huruf kapital, tanda petik, dan tanda koma pada contoh kalimat langsung berikut !
1)      “Apakah gurumu baik ?” Tanya Ayah.
2)      “Baik-baik saja,” jawab Cecep, “tapi kalau kelelahan, mudah sakit.” sambungnya lagi.
3)      Ibu berkata “Saya akan pergi sekarang juga .”
B.    Kalimat Tak Langsung
Kalimat tak langsung adalah kalimat yang melaporkan ujaran orang. Kalimat tak langsung hanya diawali oleh huruf kapital dan di akhirioleh tanda titik.
Contoh kalimat tak langsung berdasarkan kalimat langsung di atas :
1)      Ayah menanyakan, apakah guru saya baik.
2)      Cecep menjawab baik-baik saja, tapi kalau kelelahan, mudah sakit.
3)      Ibuku bekata bahwa beliau akan pergi sekarang.

Selasa, 29 April 2014

MENULIS PESAN SINGKAT ATAU MEMO

Pesan singkat dalam tulisan ini maksudnya bukan SMS, melainkan memo. Memo merupakan komunikasi tertulis berupa pesan singkat yang ditulis pada kertas.
Contoh memo (pesan singkat) dan bagian-bagiannya
contoh memo dan bagian-bagiannya
Berdasarkan contoh tersebut, berikut ini adalah cara membuat memo.
1. Menulis pokok-pokok pesan
Memo adalah bentuk komunikasi tertulis yang berisi pesan singkat. Memo adalah kependekan dari memorandum. Memo dapat dikategorikan sebagai surat dinas yang digunakan seacara intern oleh lembaga atau instansi dan sifatnya informal. Isi memo berupa informasi, perintah, pertanyaan, harapan, permintaan, atau peringatan. Pesan yang diampaikan dalam memo merupakan pesan yang cukup singkat dan tidak perlu diawali dengan pembuka atau diakhiri dengan kalimat penutup. Jadi, langsung pada inti pesan yang akan disampaikan.
Berdasarkan sistematika tersebut, pokok-pokok pesan perlu dituliskan. Pokok-pokok pesan yang perlu ditulis yaitu pihak yang hendak dituju, isi pesan, dan tanggal pembuatan memo. Unsur-unsur yang berhubungan dengan pribadi pembuat memo, seperti nama penulis, jabatan, atau tanda tangan tak perlu disebutkan.
2. Menulis pesan singkat sesuai konteks
Langkah selanjutnya, berupa pengembangan pokok-pokok pesan yang telah ditulis menjadi memo yang sesuai dengan sistematika dan konteks peristiwa.
Berikut ini contoh konteks peristiwa
Langkah selanjutnya, pokok-pokok pesan tersebut bisa dikembangkan menjadi sebuah memo seperti berikut ini.
Selain untuk kepentingan dinas, memo juga bisa digunakan untuk kepentingan pribadi. Misal, untuk menyampaikan pesan kepada keluarga, saudara, atau teman. Hal yang diingat yaitu memo hanya digunakan untuk keperluan yang sangat mendesak. Misal, ada informasi penting yang perlu diketahui dengan segera oleh pihak yang hendak dituju, namun pihak yang bersangkutan tidak berada di tempat. Jadi, apabila bisa brtemu langsung dengan orang yang dimaksud, tidak diperlukan memo.

MEMBACA INTENSIF BUKU BIOGRAFI

Tokoh merupakan seseorang yang terkemuka dan disegani oleh orang yang mengidolakannya. Seorang tokoh dapat berasal dari berbagai macam profesi, misalnya tokoh pemerintahan, tokoh kebudayaan, tokoh politik, tokoh keartisan, dan tokoh keagamaan. Kamu dapat mengetahui dan mengenal lebih dekat tokoh tersebut melalui sebuah buku biografi tokoh.
Biografi adalah karangan sejarah hidup seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain. Apabila biografi itu ditulis oleh tokoh tersebut disebut dengan autobiografi. Membaca biografi dapat memberikan manfaat, mulai dari mengetahui hal yang menarik dan mengesankan dari perjalanan hidup tokoh, hingga pembelajaran dari pengalaman hidup sang tokoh.
Teknik Membaca Intensif
Dalam membaca biografi seseorang, diperlukan teknik membaca secara intensif. Membaca intensif merupakan kegiatan membaca yang dilakukan secara saksama, teliti, dan mendalam tentang segala sesuatu yang tertulis pada teks dengan tujuan untuk memahami isi bacaan secara utuh. Teknik membaca intensif untuk membaca buku biografi, diperlukan untuk menemukan hal-hal yang baik dan yang tidak baik dari seorang tokoh. Hal-hal baik dari tokoh tersebut dapat dicontoh dan diteladani sebagai sumber motivasi diri untuk berbuat yang lebih baik. Hal yang tidak baik menjadi pelajaran untuk tidak dilakukan oleh pembaca biografi tersebut.
Pada saat membaca buku biografi seorang tokoh, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
a. Judul biografi.
b. Hal menarik dan mengesankan dari perjalanan hidup tokoh.
c. Hal yang mengagumkan dan mengharukan dari kehidupan tokoh.
d. Hal yang dapat dicontoh dari tokoh untuk kehidupan sendiri.


BERTELEPON

Telepon berarti pesawat dengan listrik dan kawat untuk bercakap-cakap antara dua orang yang berjauhan tempatnya atau percakapan yang disampaikan melalui pesawat. Telepon merupakan alat komunikasi yang cukup efektif dalam menghubungi seseorang untuk memperoleh atau mengabarkan berita. Pada umumnya, telepon digunakan agar mempermudah hubungan atau komunikasi, walaupun tempatnya berjauhan.
Bertelepon berarti kamu berhapan dengan orang lain walaupun tidak secara langsung bertatap muka. Untuk menghemat biaya bertelepon, kamu harus mengunakan kalimat efektif dan harus menghargai lawan bicara dengan cara menjaga sopan santun. Meskipun dalam bertelepon tidak saling bertatap muka, bahasa yang santun wajib digunakan. Kalimat efektif adalah kalimat yang singkat dan jelas. Singkat artinya menggunakan kosakata secara hemat. Sedangkan jelas artinya tidak menimbulkan penafsiran ganda.
Berikut ini tata cara bertelepon yang baik.
1.      Ucapakan salam pembuka.
2.      Sebutkan nama dan tujuan kita menelepon.
3.      Lakukan dengan kata-kata hemat tapi jelas  dan mudah dipahami.
4.      Gunakan bahasa yang santun.
5.      Akhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih dan salam.
Contoh :
Guru    : “Hallo, selamat pagi !”
Siswa   : “Selamat pagi, dapatkah saya berbicara dengan Pak Surya ?”
Guru    : “Iya, saya sendiri. Siapa ini ? Ada keperluan apa ?”
Siswa   : “Saya Willy anak kelas 7A, Pak. Karena ayah dan ibu sayasakit, saya ijin tidak masuk    sekolah.”
Guru    : “Oh, begitu. Baiklah, semoga orang tuamu cepat sembuh.”
Siswa   : “Terima kasih Pak. Selamat pagi.”
Guru    : “Selamat Pagi.”

Kamis, 24 April 2014

IMAN KEPADA MALAIKAT

Iman kepada Malaikat merupakan rukun iman yang kedua, sehingga pembahasan dalam bab ini merupakan kelanjutan dari rukun iman kepada Allah sebagai rukun iman yang pertama. Iman kepada Malaikat itu sendiri mengandung makna bahwa kita harus percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Malaikat diciptakan dari cahaya (nur) yang diberi tugas oleh Allah dan melaksanakan tugas-tugas tersebut sebagaimana perintah-Nya. Indikator dari orang beriman adalah memiliki keyakinan yang kuat dalam hatinya bahwa di alam semesta ini terdapat Malaikat dan keyakinan tersebut diucapkan melalui lisannya. Wujud kongkrit dari iman tersebut adalah dibuktikan seorang muslim dalam perbuatan sehari-harinya.
Sebagai orang yang beriman kepada Allah, tentu akan beriman pula kepada para Malaikat. Hal ini merupakan konsekuensi logis karena Malaikat merupakan salah satu ciptaan-Nya yang harus diyakini eksistensinya dalam alam semesta ini. 
Malaikat adalah ciptaan Allah yang berasal dari cahaya (nur) dan senantiasa mengabdi kepada Allah serta tidak pernah berbuat maksiat kepada-Nya. Malaikat ini merupakan makhluk Allah yang selalu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepada mereka dengan penuh ketaatan, bahkan malaikat juga bersujud kepada manusia, berbeda dengan iblis yang menentang perintah bersujud kepada manusia tersebut. Hal ini disebabkan karena iblis diciptakan Allah dari api (naar).
2. NAMA DAN TAUGAS MALAIKAT
Malaikat merupakan ciptaan Allah yang berwujud sebagai makhluk halus dan ghaib, sehingga Malaikat bersifat abstrak dan immaterial. Jumlah malaikat tidak terbatas, tetapi yang wajib diimani berjumlah 10, yaitu :
No
Nama Malaikat
Tugas
1
Jibril
Menyampaikan wahyu
2
Mikail
Membagi rejeki
3
Izrail
Pencabut nyawa
4
Israfil
Peniup sangkakala
5
Raqib
Pencatat amal baik
6
Atid
Pencatat amal jelek
7
Munkar
Penanya orang mati
8
Nakir
Penanya orang mati
9
Malik
Penjaga neraka
10
Ridwan
Penjaga surga

     3.    KEDUDUKAN MANUSIA DAN MALAIKAT
Antara manusia dengan malaikat terdapat hubungan yang sangat erat. Kedua ciptaan Allah tersebut telah diciptakan Allah sejak dahulu kala. Di samping itu, antara manusia dengan malaikat terdapat persamaan dan perbedaan. Di antara persamaan dari kedua makhluk tersebut adalah :
a.    Sama-sama makhluk Allah
b.    Sama-sama berkewajiban menyembah kepada Allah
c.    Sama-sama memiliki akal
Sedangkan perbedaan antara manusia dengan malaikat adalah:
No
Manusia
Malaikat
1
Diciptakan dari tanah
Diciptakan dari cahaya
2
Berjenis kelamin
Tidak berjenis kelamin
3
Memiliki nafsu
Tidak memiliki nafsu
4
Bisa dilihat (makhluq kasar)
Tidak bisa dilihat (makhluq halus)
5
Akalnya bersifat dinamis
Akalnya bersifat statis
6
Tidak terjaga dari dosa
Terjaga dari dosa

   4.  HIKMAH IMAN KEPADA MALAIKAT
Kewajiban beriman kepada Malaikat ini memiliki beberapa hikmah yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Di antara hikmahi tersebut adalah :
a.    Meningkatkan keimanan manusia kepada Allah, mengingat Malaikat merupakan salah satu ciptaan-Nya
b.    Membentuk jiwa seorang muslim yang benar-benar bertakwa kepada Allah, karena iman kepada Allah dan iman kepada Malaikat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan
c.    Mendorong manusia untuk senantiasa bertindak hati-hati, karena dia menyadari bahwa setiap perbuatannya selalu diawasi oleh para Malaikat
d.    Mendorong manusia untuk selalu meningkatkan amal baik, karena manusia menyadari bahwa sekecil apapun tindakan baiknya akan dicatat oleh Malaikat
e.    Menghindarkan diri manusia dari perbuatan tercela yang akan menurunkan martabat dan derajat dari manusia itu sendiri

     5.  TANDA-TANDA PERILAKU BERIMAN KEPADA MALAIKAT

Sebagai muslim yang memiliki iman kepada Malaikat, seseorang akan menunjukkan beberapa perilaku yang mengindikasikan dari rasa keimanannya itu sendiri. Di antara tanda-tanda perilaku dari orang yang beriman kepada Malaikat antara lain :
a.    Bertindak hati-hati dalam berperilaku keseharian
b.    Memiliki kepedulian social dalam hidup dengan masyarakat sekitar
c.    Perilaku yang ditampilkan mampu menjadi suri tauladan bagi lingkungannya
d.    Selalu berusaha untuk memperbaiki diri sendiri dari waktu ke waktu
e.    Berpikiran positif terhadap berbagai kejadian yang terjadi sekitarnya
Sifat-Sifat Dasar Malaikat Allah SWT :
      1. Pasti selalu patuh pada segala perintah Allah dan selalu tidak melaksanakan apa yang dilarang Allah SWT.
2. Tidak sombong, tidak memiliki nafsu dan selalu bertasbih.
3. Dapat berubah wujud dan menjelma menjadi yang dia kehendaki.
4. Memohon ampunan bagi orang-orang yang beriman.
5. Ikut bahagia ketika seseorang mendapatkan Lailatul Qadar.

D. Iman Kepada Malaikat Allah

Iman kepada Malaikat adalah yakin dan membenarkan bahwa Malaikat itu ada, diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya / nur.
Fungsi iman kepada Malaikat Allah :
1. Selalu melakukan perbuatan baik dan merasa najis serta anti melakukan perbuatan buruk karena dirinya selalu diawasi oleh malaikat.
2. Berupaya masuk ke dalam surga yang dijaga oleh malaikat Ridwan dengan bertakwa dan beriman kepada Allah SWT serta berlomba-lomba mendapatkan Lailatul Qodar.
3. Meningkatkan keikhlasan, keimanan dan kedisiplinan kita untuk mengikuti / meniru sifat dan perbuatan malaikat.
4. Selalu berfikir dan berhati-hati dalam melaksanakan setiap perbuatan karena tiap perbuatan baik yang baik maupun yang buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

E. Perbedaan Malaikat dengan Jin, Setan / Syetan dan Iblis

     Malaikat terbuat dari cahaya atau nur sedangkan jin berasal dari api atau nar. Malaikat selalu tunduk dan taat kepada Allah sedangkan jin ada yang muslim dan ada yang kafir. Yang kafir adalah syetan dan iblis yang akan terus menggona manusia hingga hari kiamat agar bisa menemani mereka di neraka.
       Malaikat tidak memiliki hawa nafsu sebagaimana yang dipunyai jin. Jin yang jahat akan selalu senantiasa menentang dan menjalankan apa yang dilarang oleh Tuhan Allah SWT. Malaikat adalah makhluk yang baik dan tidak akan mencelakakan manusia selama berbuat kebajikan, sedangkan syetan dan iblik akan selalu mencelakakan manusia hingga hari akhir.

KALIMAT LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG

A.   Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang langsung menirukan ujaran orang. Kalimat langsung di awali dan di akhiri oleh tanda petik dua (“). Bagian akhir dari kalimat langsung ada yang berupa tanda tanya (?), tanda titik (.), dan tanda seru (!). Permulaan ujaran dalam kalimat langsung ditulis dengan huruf kapital (besar).
Perhatikan cara penulisan huruf kapital, tanda petik, dan tanda koma pada contoh kalimat langsung berikut !
1)      “Apakah gurumu baik ?” Tanya Ayah.
2)      “Baik-baik saja,” jawab Cecep, “tapi kalau kelelahan, mudah sakit.” sambungnya lagi.
3)      Ibu berkata “Saya akan pergi sekarang juga .”
B.    Kalimat Tak Langsung
Kalimat tak langsung adalah kalimat yang melaporkan ujaran orang. Kalimat tak langsung hanya diawali oleh huruf kapital dan di akhirioleh tanda titik.
Contoh kalimat tak langsung berdasarkan kalimat langsung di atas :
1)      Ayah menanyakan, apakah guru saya baik.
2)      Cecep menjawab baik-baik saja, tapi kalau kelelahan, mudah sakit.
3)      Ibuku bekata bahwa beliau akan pergi sekarang.

 

farida farkha Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal